FORUM GROUP DISCUSSION (FGD)

Posted: 22/03/2010 in event
Tag:,

Sebuah agenda rutin dari himpunan mahsiswa psikologik UNS yang mempertemukan perwakilan dari masing-masing angkatan untuk membahas siu-isu dan masalah-masalah yang sedang terjadi di kampus PSikologi tercinta. Acara yang diselenggarakan oleh komite komunikasi dan jaringan(KOMJAR) ini juga merupakan pijakan awal sebelum menuju kepada tingkat yang lebih tinggi yaitu Audiensi, sebuah pertemuan yang hampir sama namun lebih tinggi dengna menghadirkan dosen dan pengelola Prodi PSikologi UNS.

Dalam Focus Group Discussion yang diadakan pada tanggal 18 maret 2010 yang lalu dihadiri oleh perwakilan-perwakilan dari masing-masing angkatan mulai dari anagkatan 2006,2007,2008 dan 2009. Masing-masing angkatan mewakilkan 3 orang. Acara yang dipipmpin oleh seorang moderator yang berasal dari panitia berlangsung di Ruang kuliah I kampus PSikologi pukul 13.30.

Acara dimulai dengan menyamakan isu-isu apakah yang akan diangkat ke permukaan. Isu-isu itu antara lain tentang sarana dan prasarana kampus, transparansi nilai dan profesionalisme dosen-dosen program studi psikologi UNS. Satu persatu peserta memberikan tanggapan mengenai isu-isu tersebut.
Yang pertama dibahas adalah tentang sarana dan prasarana yang ada di kampus psikologi UNS. Dimulai dari ruang kelas, mayoritas peserta FGD mempertanyakan tentang AC. Semua peserta meminta kepada pengelola prodi untuk menyediakan Ac di masing-masing ruang kuliah untuk keberlangsungan dan kenyamanan proses perkuliahan yang kondusif. Masih mengenai ruang kelas yang ada di kampus psikologi UNS, mahasiswa mempertanyakan tentang kebersihan runag kelas yang tidak terawatt. Dipertanyakan mengapa sepertinya tidak ada petugas kebersiahan yang bertanggung jawab terhadap kebersiahan ruang kelas setiap pagi.

Masih mengenai sarana dan prasarana, peserta FGD mempertanyakan keberadaan KAmarmandi bagi putra maupun putri yang jumlahnya sangat minim dan meminta kepada pihak prodi untuk menambah jumlahnya dan meminta agar kebersihannya agar lebih diperhatikan. Lebih lanjut mngenai sarana dan prasarana, yang mendapat perhatian lebih dari peserta adalah ketersediaan lah parker ynag masihjauh dari kata memadai.
Beralih ke isu yang kedua yaitu mengenai transparansi nilai yang diberikan oleh para dosen kepada mahasiswa. Mayoritas peserta mempertanyakan bagaimana proses pemberian nilai yang dilakukan oleh dosen.
Semua uneg-uneg yang ada di FGD akan di sampaikan kepada dosen-dosen dan pengelola prodi dalam audiensi.

-admin by Dian Putra Haryadi-

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s